Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IPMAFA menyelenggarakan Gelar Karya PGMI IPMAFA 2026 pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Aula 2 Kampus IPMAFA yang dimulai pukul 07.00–12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PGMI semester 2 dan semester 6 sebagai bagian dari pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), serta dimeriahkan oleh penonton dari semester 4 dan juga dari luar kampus.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah. Dalam sambutannya, Kaprodi PGMI memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menampilkan karya terbaik dengan penuh percaya diri, menjadikan pementasan sebagai ruang belajar, berkarya, sekaligus menunjukkan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan.
Gelar karya ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, kreativitas, dan keterampilan yang telah dikembangkan selama mengikuti perkuliahan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa semester 2 menampilkan pertunjukan drama yang mengangkat nilai-nilai pendidikan dan budaya. Sementara itu, mahasiswa semester 6 menyuguhkan berbagai pertunjukan musik tradisional, seperti gamelan, angklung, serta kolaborasi gamelan dan rebana yang dikemas secara kreatif dan menarik.
Penampilan drama mahasiswa semester 2 berhasil memukau para penonton melalui pementasan cerita rakyat yang populer, seperti Timun Emas, Batu Menangis, Malin Kundang, dan beberapa kisah yang tak kalah menarik lainnya. Meskipun menggunakan properti yang sederhana dan tidak memerlukan biaya besar, setiap kelompok mampu mengemas panggung menjadi menarik dan hidup berkat kreativitas mereka. Pementasan ini juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan akting, keberanian tampil di depan banyak orang, serta kerja sama antarmahasiswa. Menariknya, banyak pemeran yang menunjukkan kemampuan akting yang menawan, mampu menguasai panggung dengan ekspresi, dialog, dan penghayatan karakter yang baik sehingga memperoleh apresiasi dari para penonton.
Tidak kalah menarik, penampilan musik tradisional dari mahasiswa semester 6 menampilkan sisi lain dari kemampuan mereka yang selama ini belum banyak diketahui. Mahasiswa tampak lincah memainkan berbagai instrumen gamelan dengan harmonis, sementara beberapa mahasiswa membawakan tembang Jawa dengan suara yang merdu layaknya seorang sinden. Kolaborasi gamelan, angklung, dan rebana menghadirkan pertunjukan yang memadukan kekayaan budaya dengan kreativitas generasi muda. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI memiliki potensi seni yang berkembang seiring proses pembelajaran di kampus.
Setiap kelompok menampilkan hasil karyanya di hadapan dosen, mahasiswa, dan seluruh penonton. Semua rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Selain sebagai bentuk pemenuhan tugas UAS, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam berkarya dan bekerja sama, sekaligus turut melestarikan seni dan budaya.
0 Comments