Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sukses menyelenggarakan GESTA PGMI (Gebyar Seni dan Talenta PGMI) pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam menyalurkan bakat seni, mengembangkan kreativitas, serta membangun karakter calon pendidik dalam nuansa Islami dan berlandaskan etika akademik.

GESTA PGMI dirancang tidak sekadar sebagai ajang pertunjukan, melainkan sebagai sarana pembinaan mahasiswa agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata ukhuwah mahasiswa PGMI dalam satu panggung kebersamaan yang edukatif dan inspiratif.

Rangkaian acara diawali dengan seminar bertema “Let’s Code with Paper: Pembelajaran Pemrograman Tanpa Komputer yang menghadirkan narasumber Bapak Isyrokh Fuaidi, LL.M. Dalam sesi tersebut, narasumber memperkenalkan konsep pembelajaran pemrograman secara sederhana dan kontekstual dengan memanfaatkan media kertas, sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam proses pembelajaran, khususnya pada jenjang pendidikan dasar.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi PGMI semester 1, 3, dan 5, serta dihadiri oleh perwakilan HMPS eksternal dari Universitas Safin Pati. Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan keterlibatan peserta dalam diskusi serta antusiasme dalam memahami pendekatan pembelajaran yang menekankan logika berpikir, ketelitian, dan penyelesaian masalah.


Setelah seminar, kegiatan dilanjutkan dengan lomba BBP (Brain Battle PGMI) yang dilaksanakan antar kelas. Lomba ini dirancang sebagai ajang adu pengetahuan, ketangkasan berpikir, serta kerja sama tim antar mahasiswa PGMI. Suasana kompetisi berlangsung meriah dan penuh semangat, sekaligus mempererat kebersamaan antar angkat.

Usai lomba BBP, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni mahasiswa. Salah satunya adalah penampilan tari “Sepenuh Jiwa” yang berhasil memukau para hadirin melalui gerak yang ekspresif dan sarat makna. Penampilan ini menjadi simbol bahwa seni dapat menjadi media pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kepekaan sosial bagi calon guru.


Acara kemudian semakin semarak dengan penampilan calon Mas dan Mbak Duta, yang menampilkan bakat yang dimiliki peserta, public speaking, kepercayaan diri, serta potensi kepemimpinan mahasiswa PGMI di hadapan para peserta dan dewan juri.


Tidak hanya kegiatan internal, GESTA PGMI juga menggelar berbagai lomba eksternal sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan budaya. Adapun lomba yang diselenggarakan meliputi lomba artikel nasional, lomba baca pidato Bahasa Jawa tingkat MI/SD se-Jawa–DIY, serta lomba baca pidato Bahasa Inggris tingkat SMA/MA sederajat se-Jawa Tengah–DIY. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar lembaga pendidikan sekaligus sarana menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan beretika.

Melalui pelaksanaan GESTA PGMI, Program Studi PGMI menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik yang holistik, yakni memiliki spiritualitas yang kuat, intelektualitas yang tinggi, serta kaya akan keterampilan dan kreativitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang terus mendorong lahirnya guru-guru inspiratif di masa depan.

(Elsa)